Daulat Para Jagoan Petani Indramayu di Bentara Budaya Jakarta
Pada tanggal 6 Juni 2014 di Bentara Budaya Jakarta telah diadakan pementasan dan diskusi kultur petani Indramayu.Pada kesempatan malam pembukaan acara tersebut di hadiri sekaligus dibuka oleh wali kota surabaya Tri Rismaharini. Pameran dan sekaligus diskusi para jagoan petani dari Indramayu ini di fasilitasi oleh harian umum kompas dalam hal ini oleh Bentara Budaya sebagai […]



Pada tanggal 6 Juni 2014 di Bentara Budaya Jakarta telah diadakan pementasan dan diskusi kultur petani Indramayu.
Pada kesempatan malam pembukaan acara tersebut di hadiri sekaligus dibuka oleh wali kota surabaya Tri Rismaharini. Pameran dan sekaligus diskusi para jagoan petani dari Indramayu ini di fasilitasi oleh harian umum kompas dalam hal ini oleh Bentara Budaya sebagai salah satu bagian dari Kompas Gramedia.
Para petani Indramayu yang tergabung dalam Jaringan petani IPPHT (Ikatan Petani Pengendali Hama Terpadu) bekerjasama dengan  Badan Pangan Dunia (FAO—Food and Agriculture Organization) dianggap sebagai salah satu komunitas petani yang sangat berhasil mengubah paradigma petani lama menjadi paradigma petani baru yang juga siap mengantisipasi perubahan iklim global (climate change) dan pemanasan global (global warming), dan juga sedang mengembangkan program atau pola pertanian SAVE and GROW.




Pada malam pembukaan Pameran, Pementasan & Diskusi Kultur Merdeka Petani Indramayu. para peserta atau petani yang hadir di daulat seperti jagoan-jagoan yang berperan seperti pendekar yang mau mengalahkan musuh-musuh yang siap menghadang, sebagaimana di uraikan oleh Bapak Warsiyah Selaku Pemandu para Petani di Indramayu.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *